Kecerdasan bangsa burung semakin terkuak lewat penelitian. Burung
beo abu-abu Afrika memiliki kemampuan verbal yang hebat, burung scrub jay
memiliki memori yang luar biasa, sementara gagak Kaledonia Baru punya kemampuan
menggunakan peralatan. Kini, ilmuwan berhasil membuktikan bahwa merpati juga
pintar matematika.
Berdasarkan studi yang dilakukan Dr Damian Scarf dan timnya dari
Universitas Otago, burung punya kemampuan berhitung, mengurutkan angka abstrak
dari yang terkecil ke yang paling besar, dari 1 sampai 9. Hasil ini
mencengangkan sebab kemampuan serupa semula diperkirakan hanya ada pada bangsa
primata.
Untuk mendapatkan hasil tersebut, awalnya ilmuwan melatih merpati
dengan 35 set gambar himpunan. Masing-masing dengan satu, dua, dan tiga obyek
yang warna dan bentuknya berbeda. Selanjutnya, merpati dihadapkan dengan
himpunan obyek yang lebih besar tanpa dilatih untuk meneliti apakah mereka
masih tetap mampu mengurutkannya.
Hasil penelitian menunjukkan, merpati bisa memahami bahwa dua lebih
besar daripada satu, dan tiga lebih besar daripada dua. Meski tanpa latihan,
merpati juga terbukti memahami bahwa enam lebih besar daripada lima dan
seterusnya. Kemampuan merpati ini menyamai kemampuan monyet rhesus yang pernah
diteliti dengan metode yang sama tahun 1990-an.
"Penemuan kami menambah bukti bahwa merpati merupakan salah
satu spesies burung yang memiliki kemampuan mental hebat," kata Scarf,
seperti dikutip Physorg, Kamis (22/12/2011).
Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science, Kamis
(22/12/2011), juga memberi bukti bahwa bangsa burung tak kalah cerdas dengan
primata.
Scarf, seperti diuraikan New York Times, mengatakan, kemampuan
burung dan primata dalam menghitung didapatkan melalui evolusi. Nenek moyang
burung dan primata yang hidup 300 juta tahun lalu memang memiliki kemampuan
berhitung yang kemudian diturunkan. Scarf bertaruh, kemampuan ini pasti
menguntungkan bagi dua bangsa hewan itu.
Penelitian Scarf dipublikasikan di jurnal Science yang terbit Jumat
(23/11/2011). Hingga saat ini belum diketahui apakah merpati mampu menyusun
himpunan obyek yang jumlahnya lebih besar, lebih dari 9. Namun, penelitian
masih akan terus dilanjutkan, termasuk mengamati aktivitas otak merpati ketika
sedang berhitung.
Editor : Soegeng Haryadi
Sumber : Kompas.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar